BI Rate Turun

BI telah menurunkan suku bunga sebesr 25 bps menjadi 5,75% dari sebelumnya 6%. Dan ini adalah suku bunga terendah sepanjang sejarah indonesia. dan melihat trend suku bunga yang terus menurun dan inflasi yang masih di bawah 4%, saya optimis di akhir tahun suku bunga bisa menjadpai 5,25% atau 5,50%.

Penurunan suku bunga dan suku bunga pebankan yang cenderung turun adalah salah satu hal yang perlu kita perhatikan untuk analisa saham di tahun 2012 ini. Di satu sisi, suku bunga yang terus turun akan membuat laba emiten akan makin meningkat sebab beban keuangan (beban bunga) emiten akan makin rendah. Yang awalnya harus membayar 100 miliar buat bunga hutang saja, bisa berubah menjai hanya 90 Milliard.

Di sisi lain, penurunan suku bunga ini akan membuat saham – saham berfundamental bagus yang sering membagikan dividen besar, akan terlihat menjadi sangat menarik. Hal ini disebabkan karena investor akan lebih tertarik memindahkan dananya dari deposito ke saham yang membagikan dividen besar.

Apalagi jika prospek ke depannya positif. LAgipula deposito dikenakan pajak bunga 20% sementara  pajak dividen hanya 10%. Saat ini dengan bunga deposito 6%, dikurangi pajak 20% berarti net 4,8%, Investor lebih memilih saham dengan dividen hanya 5,5% harga sebab dikurangi dividen menjadi 4,95%. Lebih besar bukan daripada bunga net deposito.

MAka saya melihat saha – saham dengan dividen di atas 5% dari harga saat ini, akan menjadi sangat menarik.

Ada satu pilihan saham buat member yang sudah saya informasikan hari ini. Salah satu penyebab saya memilih saham ini adalah fundamental emiten yang sangat positif, posisi hutang hampir nol, efisien dalam melaksanakan operasional perusahaan serta rajin membagikan dividen, 2x setahun serta dengan jumlah yang cukup besar. Dan terakhir tahun lalu, membagikan dividen dengan totak dividen +- 7% dari harga saat ini, dan target harga masih +100% dari saat ini…Happy cuan buat member…

 

Analisa TOTL 16/02/2012

Analisa Resiko

TOTL memiliki DER yang tergolong cukup rendah pada Q3 2011 yaitu 1,6x apabila dibandingkan dengan rata-rata sektoral building construction yaitu 2,54x. DER TOTL mengalami penurunan yaitu dari Q4 2010 sebesar 1,85x menjadi 1,6x pada Q3 2011. Dilihat dari segi profit margin, TOTL mengalami peningkatan dari 5,24% pada Q4 2010 menjadi 7,54% pada Q3 2011. Untuk melunasi hutang jangka panjangnya, TOTL memerlukan waktu sekitar 9,16 tahun. Hal ini tergolong masih berada di bawah rata-rata pelunasan hutang yaitu 5-10 tahun.

DER TOTL cenderung meningkat.

Analisa Return

TOTL memiliki ROE yaitu 17,56% yang tergolong cukup tinggi bila dibandingkan dengan rata-rata sektoral yaitu 11,19%. ROE TOTL juga mengalami peningkatan pada Q3 2011 yaitu dari 14,46% pada Q4 2010 menjadi 17,56% pada Q3 2011.

Total ekuitas, net margin, gross margin dan ROE cenderung meningkat.

Analisa Growth

Sales TOTL pada Q3 2011 bertumbuh dari 1 T menjadi 1,1 T atau bertumbuh YoY 3,3% sedangkan pertumbuhan profit TOTL pada Q3 2011 adalah dari 53 M menjadi 83 M atau bertumbuh YoY 56,18%.

Sales TOTL cenderung menurun, sementara gross profit dan net profitnya cenderung meningkat.

Analisa Harga

Dihitung dengan menggunakan metode yang terdapat di bei5000.com/chart/hargawajar.php (http://bei5000.com/chart/hargawajar.php?kode=TOTL&GR=20&DR=8&YEAR=10) menghasilkan harga wajar TOTL sebesar 795 per saham atau saat ini terdiskon 42,76% dari harga wajarnya. Saya menggunakan asumsi pertumbuhan 20% sedangkan pertumbuhan riil TOTL pada 3 tahun terakhir yaitu 46,4%.