- Terlihat pada tabel, BBCA memiliki PER tertinggi (20,25x), sementara
BJBR memiliki PER terendah (9,42x).
- BTPN memiliki profit growth tertinggi (66%), sedangkan BJBR
merupakan yang terendah (0,43%).
- Untuk sales growth, BTPN merupakan yang tertinggi (32,73%),
sementara BDMN sales growthnya merupakan yang terendah dan
mengalami pertumbuhan negatif (-21,41%).
- Dari segi profit margin, BBCA adalah yang tertinggi (59,51%), sementara
BBTN merupakan yang terendah (12,96%).
- Dari ROE, BBRI merupakan yang tertinggi (30,95%), sedangkan PNBN
merupakan yang terendah (11,12%).
Berdasarkan tabel SKOR, urutan tertinggi hingga terendah adalah sebagai berikut:
- BBRI
- BTPN
- BNLI
- BMRI
- BJBR
- BBTN
- PNBN
- BBNI
- BDMN
- BBCA
Analisa Harga :
- BBRI : harga wajar saham sebesar 12.497, terdiskon 44,7%
(asumsi pertumbuhan 20%).
- BTPN : harga wajar saham sebesar 5183, terdiskon 37,7%
(asumsi pertumbuhan 20%).
- BNLI : harga wajar saham sebesar 3686, terdiskon 60,1%
(asumsi pertumbuhan 20%).
- BMRI : harga wajar saham sebesar 12.448, terdiskon 45,3%
(asumsi pertumbuhan 20%).
- BJBR : harga wajar saham sebesar 2399, terdiskon 56,6%
(asumsi pertumbuhan 18%).
- BBTN : harga wajar saham sebesar 2802, terdiskon 56,4%
(asumsi pertumbuhan 20%).
- PNBN : harga wajar saham sebesar 1894, terdiskon 58,8%
(asumsi pertumbuhan 20%).
- BBNI : harga wajar saham sebesar 6976, terdiskon 46,9%
(asumsi pertumbuhan 20%).
- BDMN : harga wajar saham sebesar 8859, terdiskon 48,3%
(asumsi pertumbuhan 20%).
- BBCA : harga wajar saham sebesar 8393, terdiskon 2,8%
(asumsi pertumbuhan 18%).


BBKP gimana nih pak ?
kok ngga masuk di daftar hehehe
ini hany ayang BIG CAP dulu aja, ntar senin akan dibaghas bank2 lapis 2…