Salah satu hal penting dari TA bahkan mungkin bisa dikatakan yang palng penting dari TA adalah meng analisa TREND. Ketika anda sudah bisa meng-analisa trend maka bisa dikatakan kemungkinan anda untuk melakukan kesalahan menjadi sangat minim. Atau sebagian besra resiko sudah anda pangkas. sebaliknya, ketika anda salah memprediksi trend, maka anda menempatkan portofolio saham anda pada posisi yang sangat berbahaya.
Apa itu trend??
Trend ada dalam kehidupan kita sehari – hari, trend warna baju, trend make up, trend ukuran hand phone, trend mobil, trend arah mata angin, dan lain – lain.
Contoh trend ukuran HP,
Dulu, ukruan HP sangat besar, bahkan ada yang sebesar batu bata,
Kalau anda menyaksikan film Wallstreet : Money Never Sleep, maka tokoh utamanya (bapak dari si cewek,lupa namanya), waktu keluar dari penjara bawa HP yang ukurannya sangat besar.
Dan lama kelamaan, ukuran HP mengecil menjadi :
Ukuran HP menjadi semakin mengecil…Dari yang gede, makin hari makin kecil, dan kecenderungan masyarakat waktu itu, makin kecil ukuran HP makin diburu. Sampai – sampai toko HP tiap hari ramainya minta ampun, tiap kali ada Hp yang lebih kecil, diburu terus sama konsumer nya..
Hingga suatu saat, ukuran kecil itu tidak lagi menjadi patokan, masyarakt mulai bosan dengan ukuran kecil, dan mulai kembali mencari HP dengan ukuran lebih besar, namun lebih banyak kegunaannya,
Mulailah ukuran hp membesar lagi, lhiat gambar BB Bold di atas, mulai membersalh ukuran HP hingga ada yang sebesar :
Samsung Galaxy note, bahklan belum cukup besar, ada pula samsung galaxy tab 10,1 inci. walau bisa dikatakan smart phone, tapi point nya adalah ,saat ini ukran HP tidak lagi cenderung mengecil, namun ada kecenderungan membesar, dan menipis, maksudnya, ukuran panjang kali lebarnya makin besar tapi ketebalannya makin berkurang.. dan inilah trend yang baru, makin menipis.
Bisa dilihat pada chart HP di atas. Hal yang sama pun berlaku di saham, bahkan hal apapun juga ada trend nya. Dan hal ini sangat penting di saham, dengan memprediksi trend yang tepat, anda dapat mengurangi tingkat resiko di saham.
Ada 3 macam Trend di saham :
- Uptrend, Cenderung menguat atau harga cenderung naik, walau juga ada penurunan namun harga cenderung naik
- Sideway , cenderung stagnan, naik turun namun cenderung tidak kemana – mana
- Downtrend, cenderung melemah atau harga cenderung turun, walau ada kenaikan namun harga cenderung turun. Untuk donwtrend, silahkan baca : http://bei5000.com/2012/01/02/belajar-ta-prediksi-kejatuhan-saham-dengan-ma-50/
Ketika anda membeli pada trend yang lagi uptrend maka resiko yang anda tanggung pun lebih rendah daripadaketika anda membeli pada trend downtrend, walau membeli pada trend yang lagi downtrend pun anda bisa tetap mendapatkan keuntungan. namun hal itu sangatlah beresiko. Buat saya pribadi, saya cenderung menghindari resiko, kalau bisa, cuan rata – rata saja dengan resiko kecil daripada berpotensi cuan banyak dengan resiko besar. Karena pengalaman saya, sekali rugi di saham bisa menghilangkan berkali – kalai keuntungan. Jadi saya sangat menjaga portofolio saya tetap aman.
Tapi tentu masing – masing pribadi punya gaya yang berbeda. Ada juga teman saya yang bisa bermain dan mendapatkan keuntungan di trend yang lagi downtrend. Itu tidak masalah.





