Menghitung Harga Wajar Saham

Pin It

Prinsip utama dalam menghitung harga wajar saham adalah dengan memperkirakan berapa banyak uang atau cash yang bisa dikumpulkan oleh perusahaan selama perusahaan ber-operasi. Dan berapa nilai uang tersebut jika dinilai saat ini.

Jadi ada dua hal yang perlu dihitung disini, yaitu profit yang bisa dihasilkan perusahaan di masa depan dan nilai uang tersebut saat ini.

Karena perusahaan normalnya terus bertumbuh, maka untuk menghitung jumlah uang yang bisa dihasilkan perusahaan di masa depan, maka faktor pertumbuhan perusahaan yang juga harus dihitung. Salah satu cara untuk menghitung pertumbuhan perusahaan adalah dengan mengambil rata – rata pertumuhan perusahaan selama beberapa tahun terakhir. Dan dipakai sebagai acuan rasio pertumbuhan. Ada satu celah dalam penghitungan growth rate dengan menggunakan rata – rata growth 5 tahun ke belakang. Yatu jika growth bukan berasal dari aktifitas normal atau growth adalah growth yang tidak bisa berulang.

BUkan berasal dari aktifitas normal berarti, jika perusahaan adalah perusahaan batubara namun pertumbuhan berasal dari jualan anak usaha, ini berarti tidak normal, atau jika perusahaan adalah perusahaan minyak, namun growth berasal dari keuntungan mata uang. Jadik growth yang baik sejatinya berasal dari aktifitas normal.

Selain berasal dari aktifitas normal, perlu kita perhitungkan, walau berasal dari aktifitas normal, apakah growth tersebut bisa dipertahankan. Misal untuk kasus perusahaan nikel dan batu bara, pada tahun 2007-awal 2008, laba perusahaan coal dan nikel naik pesat karena harga nikel naik tinggi, namun seperti kita ketahui bahwa harga nikel dan batubara tidak mungkin naik terus, karena akan merusak ekonomi dunia. akhirnya bener jatuh juga harga nikel dan coal, dan akhirnya pada akhir 2008, laba emiten coal dan nikel jatuh drastis.

Sehingga untuk hitung harga wajar saham perlu kita perhitungkan apakah perusahaan mamapu mempertahankan sustainabilitas nya. Atau untuk me-moderasi, untuk kasus perusahaan seperti ini (biasanya komoditas) growth rate harus di reduksi atau dikurangi sebelum dijadikan acuan. Mengenai berapa banyak pengurangannya harus kita sesuaikan dengan prediksi pengurangan harga komoditas di masa depan.

Ini memang sedikit rumit sebab kita harus memprediksi variabel perubahan harga jual produk dari emiten di masa depan. tentu ini sangat sulit, jadi terkadang sebelum mengitung valuasi harga wajar saham anda harus cukup ahli dalam sektor saham tersebut. Jadi ada baiknya anda hanya menghitung harga wajar perusahaan yang bener – bener anda mengerti bisnisnya..Jangan pernah hitung harga wajar saham kalau anda tidak mengerti bisnis perusahaan sebab harga wajar saham yang dihitung akan menjadi bumerang sendiri bagi anda.

Untuk masalah nilai uang saat ini, diumpamakan, nilai 1000 di tahun 1990 jelas berbeda dengan nilai uang saat ini. Jika tahun 1990 dengan uang 1000 bisa beli bensin 2 liter, saat ini dengan jumlah uang yang sama (RP. 1000 hanya bisa beli 1/5 liter atau hanya 200 mL).

Jadi dalam menghitung valuasi saham, kita perlu mengurangi nilai uang yang akan dihasilkan perusahaan disesuaikan dengan pengurangan nilai uang. (Inflasi dan Risk Factor). Ini disebut discount rate. Dipakai faktor resikodalam discount rate untuk meminimalisir erorr dalam perhitungan harga wajar saham.

Misal rata – rata pertumbuhan 5 tahun terakhir adalah 30%, namun kita perlu ingat bahwa makin besar perusahaan maka makin sulit untuk suatu perusahaan bertumbuh. Jadi asumsi pertumbuhan/growth 5 tahun terakhir sudah pasti ERROR. Namun error ini bisa di minimalisir dengan penggunaan DIscount rate yang tinggi untuk mengurangi error.

Discount rate nya biasanya saya pakai rumus (DER x 10)+ Inflasi. Jadi misal DER = 1,5x sementara Inflasi saat ini adalah 5%.Maka dicount rate bisa menjadi 20%. Namun untuk beberapa kasus seperti banking yang DER mencapai 9-15x tentu DERx10 tidak perlu diperhitungkan karena memang bisnis bank adalah menerima dana dari masyarakat yang dianggap hutang dan menyalurkan sebagai kredit, dan malah DER makin tinggi makin bagus. Namun ada beberapa sektor juga yang memiliki DER yang tinggi, jadi patut dipertimbangkan secara bijak juga dalam penentuan Discount rate. Dan saran saya ada baiknya discount rate sebaiknya sengaja dibesar – besarkan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

untuk masalah perhitugan tahun, berarti anda memperkirakan bahwa untuk N tahun tertentu, perusahaan akan terus menghasilkan laba dan kemudian setelah n tahun tersebut perusahaan akan ditutup dan seluruh laba yang dikumpulkan dan ditana (retained earning) akan dibagikan kepada pemegang saham. Perlu dipakai variabel lama perusahaan akan hidup karena hampir tidak ada perusahaan yang akan hidup selamanya. Dan juga walau bisa hidup sangat lama namun sangat sulit mempertahankan pertumbuhan tetap tinggi sesuai dengan growth rate awal.

Biasanya untuk konservatif dipakai 10 tahun, moderat 15 tahun dan agresif 20 tahun..

BEI5000.COM sudah menyediakan fasilitas untuk menghitung harga wajar saham secara otomatis di

bei5000.com/chart/hargawajar.php

Disana anda tinggal masukan kode saham, growth rate dan juga discount rate serta tahun perusahaan bisa berjalan dan tekan tombok OK. setelah anda tekan tombol OK, akan muncul angka DER serta growth rate yang dihitung secara komputerisasi. anda bisa mengubahnya sesuai dengan rata – rata growth yang muncul atau sesuai dengan perhitungan yang anda buat sendiri.

Share Artikel di Ini media sosial anda
Pin It

Related Post

Share This!
Share On Twitter
Share On Linkdin
Share On Pinterest
Share On Stumbleupon
Share On Reddit

Comments

comments