Analisa Fundamental Dengan menggunakan bei5000.com/fundamental :
Dengan tabel yang tersedia di
bei5000.com/fundamental
dan
bei5000.com/fundamental/index2.php
anda sudah bisa menganalisa fundamental perusahaan. Sebelumnya akan saya jelaskan mengenai tabel :
Kode_Saham : Kode saham emiten yang bersangkutan
Kapitalisasi : Merupakan kapitalisasi dari emiten yang bersangkutan, merupakan hasil kali antar ajumlah saham yang dikeluarkan oleh emitenm dikalikan dengan harga saham penutupan terkhir. Dinyatakan dalam Miliar rupiah. Jadi jika tertulis 100 berarti 100 Miliar Rupiah.
Net Profit : Merupakan net profit dari emiten
PER : merupakan rasio antara kapitalisasi dan laba sehatahun, Rumusnya Kapitalisasi di bagi dengan Net profit setahun. Sementara net profit setahun, biasanya = 4x Net profit Q1 atau 2x net profit Q2 atau 4/3 kalai net profit Q3 atau sama dengan Net profit Q4.
Dalam membeli suatu saham, PER menyatakakan murah atau mahalnya suatu perusahaan, makin kecil PER makan saham tersebut makin murah dan sebaliknya, makin besar PER Maka makin mahal perusahaan tersebut.
PER 10x berarti menyatakan bahwa dengan asumsi pertumbuhan laba 0% maka jika anda membeli dengan PER 10x, maka diperlukan 10 tahun agar anda bisa balik modal.
Untuk PER, makin kecil PER, maka makin murah perusahaan tersebut.
Growth :
Growth disini adalah Growth YoY, berarti jika dipakai data Q3 2011, maka growth nya adalah growth antara Q3 2011 dan Q3 2010, misal Laba Q3 2010 adalah 100 , dan laba Q3 2011 adalah 110 maka growth Q3 2011 adalah 10%, didapat dari (laba Q3 2011 – laba Q3 2010)/Laba Q3 2010.
Makin tinggi growth makin bagus. Makin kecil makin jelek. Ada kecenderungan perusahaan dengan growth rendah juga dihargai dengan PE rendah.
ROE :
ROE / Return of Equity. Merupakan rasio antara laba setahun dengan ekuitas. Menyatakan kemampuan perusahaan mengolah ekuitas yang dipercayakan. Biasanya ROE dipakai perbandingan adalah BI Rate. Jika ROE dibawah BI rate, bisa dikatakan bahwa Perusahaan lebih baik menjual seluruh asset dan likuidiasi dirinya sendiri dan masukan seluruh uangnya ke Obligasi pemerintah.
Makin tinggi ROE, makin baik. Biasanya perusahaan yang baik mempunyai ROE di atas 2x BI Rate.
DER :
DER / Debt to Equity Ratio . Merupakan rasio Hutang Terhadap kewajiban. DER merupakan salah satu komponen resiko, makin tinggi DER maka resiko perusahaan terhadap goncangan ekonomi semakin tinggi. Biasanya dalam keadaan ekonomi yang baik, hutang akan membantu perusahaan ber ekspansi, namun jika keadaan ekonomi tidak bagus, maka hutang bisa menjadi bumerang bagu perusahaan. Makin tinggi makin jelek, makin kecil makin bagus, kecuali bank. Sebab bank., cara kerjanya adalah mendapatkan dana dari masyarakat (yang dalam laporan keuangan dinyarakan sebagai hutang) dan menyalurkan kembali sebagai kredit.
DER makin kecil makin bagus, makin besar makin jelek.
NPM : Net profit margin
Merupakan rasio net profit terhadap penjualan (net profit dibagi sales)
NPM merupakan salah satu komponen resiko, makin tinggi NPM maka resiko perusahaan terhadap goncangan ekonomi semakin rendah. NPM makin kecil makin jelek , makin besar makin bagus.